Pungkit Wijaya

Just another WordPress.com weblog

Menyoal Budaya Buang Sampah

Yopi Setia Umbara menyuruh saya untuk mewawancarai Bunyamin Fasya di rumahnya di kawasan Bandung Timur. Kentara, Yopi punya alasan serius untuk menyuruh saya menulis tentang persoalan Trash Bag yang menarik … Continue reading

December 15, 2014 · Leave a comment

Esai, “Merawat Kegilaan”

Langgeng Prima Anggradinata merasa beruntung bisa mengikuti kegiatan bengkel penulisan esai Mastera yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Bahasa—Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan. Ia merasa bahwa kegiatan yang berlangsung di Bogor itu … Continue reading

December 15, 2014 · Leave a comment

Dari Metafisika ke Kritik Ekologis

Ian Campbell adalah seorang peneliti sastra Indonesia. Ia lahir di Sydney pada Maret 1949. Kini menjadi Honorary Research Associate, Macquarie University, Sydney (Kajian Spanyol/Amerika Latin). Pada tahun 1989, mendapat gelar … Continue reading

December 1, 2014 · Leave a comment

Kamus Populer, Warna Baru Dunia Sains

Harimurti Kridalaksana pernah menyebutkan kamus merupakan buku referensi yang memuat daftar kata atau gabungan kata dengan keterangan mengenai pelbagai segi makna dan penggunaan.        Sementara itu, Samuel Johnson—bapak  … Continue reading

November 28, 2014 · Leave a comment

Ngamplang dalam Kenangan Pablo Neruda

Aku merunduk saja di sudut wagon. Leuwigoong, Kadungora, Lebakjero, Nagreg, Cicalengka…tak kuketahui sudah lewat. Kereta api meluncur dengan pesat. Lokomotifnya sangat gelojoh. Tak kenyang-kenyang seakan-akan menelan balok demi balok relnya. … Continue reading

October 5, 2014 · Leave a comment

Antropologi Agama: Mendaraskan Teori James Goerge Frazer

Pertanyaan apa itu agama menarik ditelusuri hingga hal yang paling dasar. Setidaknya, itu pula yang mendasari lahirnya sejumlah penelitian tentang asal-usul agama. Tentu saja dapat dikatakan bahwa agama tidak lahir … Continue reading

October 5, 2014 · Leave a comment

Presiden dan E-Blusukan

  Presiden dan E-Blusukan Oleh. Pungkit Wijaya (Mahasiswa Pascasarjana Program Religious Studies UIN SGD Bandung) Abad digital membuat jarak semakin dekat. Teknologi informasi dan komunikasi mutakhir mampu meluaskan daya jangkau … Continue reading

September 25, 2014 · Leave a comment

Rasuah

LUDAH. Kata itu selalu diingatnya ketika lidahnya terjaga. Namun, karena terlalu sering menelan ludah, lidahnya selalu merasa asin. Kalau saja pergi ke dokter, sudah pasti ia akan diperiksa sambil dikeluarkan: … Continue reading

July 6, 2014 · Leave a comment

Dangdut, Kampanye, dan Rekayasa Digital

Kalau cinta Sudah direkayasa Dengan gaya Canggih luar biasa Rindu buatan Rindu sungguhan Susah dibedakan (Rekayasa Cinta)   Seorang teman berseloroh, musim kampanye calon presiden tahun ini, sebaiknya kau tidak … Continue reading

June 11, 2014 · 2 Comments

Narasi Perempuan “9 Kubah Evi Idawati”

Pada 2013, Evi Idawati membuat buku kumpulan puisi berjudul 9 Kubah. Sebanyak delapan puluh puisi termatub dalam antologi yang diterbitkan IsacBook Yogyakarta. Sebelumnya, Mba Evi—saya ingin menyebutnya—sudah menerbitkan buku kumpulan … Continue reading

June 4, 2014 · Leave a comment